AdvertorialDPRD Kaltim

DPRD Kaltim Soroti Keterlambatan UKT Gratispol, Minta Pemerintah Sesuaikan Mekanisme Pencairan

Bujurnews.com, Kaltim – Program Gratispol kembali mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kalimantan Timur, Agusriansyah Ridwan, setelah berulang kali terjadi keterlambatan pencairan bantuan pendidikan untuk mahasiswa. Ia meminta pemerintah provinsi melakukan evaluasi terhadap pola pencairan agar tidak bertentangan dengan jadwal akademik kampus.

Agusriansyah menjelaskan bahwa bantuan pendidikan dalam skema Gratispol membutuhkan analisis regulasi yang lebih tajam, di Samarinda. Ia menilai bahwa tanpa landasan hukum yang jelas, persoalan teknis seperti keterlambatan UKT akan terus terulang setiap tahun.

Ia juga menekankan bahwa tingginya nilai anggaran—diproyeksikan mencapai Rp1,4 triliun pada 2026—mengharuskan pemerintah merancang kebijakan yang jauh lebih detail. “Program besar perlu manajemen yang besar pula, termasuk sinkronisasi waktu pembayaran UKT antara kampus dan pemerintah,” ucapnya.

Keterlambatan pencairan menjadi salah satu masalah utama yang ia soroti. Dari 53 perguruan tinggi negeri dan swasta di Kaltim, baru tujuh yang menerima pembayaran UKT dari pemerintah. Kondisi ini dinilai sangat merugikan mahasiswa, khususnya yang bergantung pada bantuan Gratispol.

Menurut Agusriansyah, realisasi anggaran pemerintah tidak sejalan dengan kalender akademik perguruan tinggi. UKT biasanya jatuh tempo pada Januari, sementara pencairan APBD baru bisa dilakukan paling cepat Februari. Selisih waktu ini menyebabkan mahasiswa kerap harus menalangi UKT sendiri.

Ia menegaskan bahwa mekanisme pencairan harus dirancang ulang agar lebih responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Menurutnya, penyelarasan data, percepatan verifikasi berkas kampus, dan sistem pembayaran yang lebih fleksibel perlu dipertimbangkan sebagai langkah perbaikan.

Agusriansyah berharap ke depan tidak ada lagi mahasiswa yang terpaksa membayar UKT sebelum bantuan cair. “Tujuan Gratispol adalah meringankan masyarakat, bukan menambah beban. Karena itu, alurnya harus ditata dengan lebih baik,” katanya. (Adv/Rir)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button