AdvertorialDPRD Kaltim

Soroti Kekurangan Guru, Darlis Pattalongi Minta Disdik Segera Lakukan Pemetaan Kebutuhan

Bujurnews.com, Kaltim – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 menjadi momentum penting bagi DPRD Kalimantan Timur untuk kembali mengingatkan pemerintah daerah mengenai krisis kekurangan tenaga pendidik. Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, M Darlis Pattalongi, menghadiri upacara HGN yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kaltim dan menyampaikan pandangannya terkait persoalan pendidikan yang masih krusial.

Darlis menegaskan bahwa peringatan HGN harus menjadi ruang introspeksi bagi pemerintah dan lembaga pendidikan untuk memperbaiki kondisi guru. Ia menyatakan bahwa peningkatan kapasitas dan kompetensi harus berjalan berdampingan dengan perbaikan sistem kesejahteraan.

Dalam keterangannya, ia mengungkapkan bahwa guru memiliki peran sentral dalam membangun generasi berkarakter. “Guru yang hebat itu bukan hanya mengajarkan teori, tetapi menanamkan nilai-nilai hidup. Itu sebabnya mereka harus didukung oleh lingkungan kerja yang kuat,” ujarnya.

Darlis memaparkan kondisi kekurangan guru di Kaltim yang kini berada pada level mengkhawatirkan. Ia mengungkap data kebutuhan guru SMA, SMK, dan SLB yang mencapai ribuan orang. “Kekurangan guru produktif di SMK itu sangat terasa. Begitu pula SMA dan SLB. Ini bukan masalah kecil,” katanya.

Menurutnya, kekurangan guru juga terjadi di kota besar, bukan hanya daerah terpencil. Ia menilai beban mengajar menjadi tidak seimbang dan berdampak langsung pada kualitas layanan pendidikan. “Bahkan sekolah di perkotaan pun sudah kewalahan. Ini darurat tenaga pendidik,” ujarnya memberi penekanan.

Untuk itu, DPRD Kaltim meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan segera melakukan pemetaan kebutuhan guru secara detail di setiap sekolah. Langkah ini diperlukan sebagai dasar usulan formasi baru maupun inovasi kebijakan pemenuhan tenaga pendidik. “Tanpa pemetaan, kebijakan kita akan berjalan tanpa arah,” pungkas Darlis.

Ia berharap momentum HGN menjadi titik perubahan agar pemerintah lebih serius menangani isu tenaga pendidik dan memperkuat daya saing pendidikan di Kaltim. (Adv/Rir)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button