AdvertorialDPRD Kaltim

Pemangkasan Dana Transfer Disorot, DPRD Kaltim Minta Pemprov Perkuat Strategi APBD 2026

Bujurnews.com, Kaltim – Pemangkasan dana transfer dari pemerintah pusat yang menyebabkan turunnya APBD Kaltim 2026 menjadi Rp15,15 triliun menjadi perhatian utama dalam Rapat Paripurna ke-46 DPRD Kaltim di Gedung Utama DPRD Kaltim, Minggu (30/11/2025). Rapat tersebut beragenda penyampaian jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Keuangan APBD 2026.

Rapat dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kaltim, Ekti Imanuel, yang didampingi pimpinan dewan lainnya serta Sekda Kaltim Sri Wahyuni yang hadir mewakili Gubernur Kaltim di Samarinda. Sejumlah unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan tenaga ahli juga menghadiri rapat tersebut.

Ekti menyampaikan bahwa penurunan APBD sebesar Rp6,59 triliun dari tahun sebelumnya menjadi tantangan besar yang harus diantisipasi pemerintah provinsi. “Dengan ruang fiskal yang semakin sempit, pemerintah harus lebih selektif dan memastikan anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan prioritas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Badan Anggaran DPRD Kaltim bersama TAPD akan melakukan pembahasan tahap akhir secara mendalam sebelum APBD 2026 disahkan. Menurut Ekti, penurunan anggaran tidak boleh mengurangi kualitas layanan publik.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Sri Wahyuni memberikan jawaban terhadap seluruh pandangan fraksi. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi tetap menjaga ketepatan waktu penetapan APBD agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Sri Wahyuni juga menyampaikan bahwa penurunan APBD harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat efisiensi dan memastikan anggaran yang tersedia diarahkan pada sektor berpengaruh besar. “Kami memastikan rancangan APBD 2026 tetap berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

DPRD Kaltim berharap jawaban pemerintah ini menjadi pijakan kuat bagi penyusunan laporan akhir Badan Anggaran yang akan dibawa ke paripurna berikutnya. Seluruh pihak optimistis APBD 2026 tetap mampu menopang pembangunan meski menghadapi tekanan fiskal. (Adv/Rir)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button