Rembug Pengawasan Digelar, DPRD Kaltim Dorong Sinergi Lintas Lembaga Kawal Pemilu 2029
Bujurnews.com, Kaltim – Upaya memperkuat pengawasan pemilu kembali ditegaskan DPRD Kalimantan Timur dalam kegiatan Rembug Pengawasan dan Penguatan Kelembagaan Tata Kelola Pengawasan Pemilu yang digelar Bawaslu Kaltim pada Senin (1/12/2025). Forum ini dihadiri Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, bersama sejumlah unsur strategis dari lembaga penegak hukum dan penyelenggara pemilu.
Kegiatan berlangsung di Kantor Bawaslu Provinsi Kaltim dan dibuka oleh Staf Ahli Bidang III Setdaprov Kaltim, Arief Murdiyatno. Pada pertemuan ini, peserta rembug melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 dan Pilkada Serentak 2024 sebagai bagian dari upaya peningkatan tata kelola pengawasan pemilu ke depan.
Arief menyampaikan bahwa kualitas pengawasan pemilu harus terus berkembang seiring meningkatnya dinamika politik di Kaltim, terutama dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN), di Samarinda. “Dengan perubahan besar di Kaltim, pengawasan kita harus menyesuaikan diri dengan tantangan baru,” ujarnya.
Forum rembug juga menyoroti partisipasi publik sebagai faktor penting dalam menjaga integritas demokrasi. Menurut Arief, keberhasilan pengawasan tidak hanya ditentukan lembaga penyelenggara, tetapi juga dukungan masyarakat secara kolektif.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, menilai bahwa forum seperti ini sangat penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Ia menegaskan agar rembug tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan menjadi langkah konkret membangun kesadaran kolektif dalam menjaga marwah demokrasi Kaltim.
Subandi juga menekankan pentingnya ketelitian dalam proses verifikasi dan penetapan calon kontestan pemilu, baik untuk legislatif maupun pemilihan kepala daerah. Menurutnya, kelalaian pada tahap administrasi dapat memicu konflik politik yang tidak diinginkan di kemudian hari.
Menutup kegiatan, Subandi mengajak seluruh pihak terus menjaga integritas pemilu sebagai upaya membangun demokrasi yang sehat di Kaltim. “Kita ingin Kaltim menjadi contoh bagaimana demokrasi dijalankan dengan jujur, tertib, dan berintegritas,” tegasnya. (Adv/Rir)




