KotaKutim

Kutim Bidik Tiga Besar Porprov Kaltim, Modal 124 Medali Jadi Bekal

Foto: Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman. (Rangga R/Bujurnews)

Bujurnews, Sangatta — Target tinggi dipasang Kutai Timur (Kutim) menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 di Kabupaten Paser. Tak sekadar meramaikan persaingan, kontingen Kutim membidik posisi tiga besar klasemen akhir.

Optimisme itu digaungkan dalam peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 di Stadion Kudungga, Sangatta. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mematangkan kesiapan atlet sebelum turun di ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan Haornas menjadi momentum penting untuk memperkuat persiapan atlet. Menurutnya, kerja keras selama masa pembinaan harus bermuara pada peningkatan prestasi Kutim di Porprov.

“Haornas tahun ini menjadi momentum krusial untuk memantapkan persiapan atlet kita menuju Porprov VIII Kaltim. Kita doakan kontingen Kutim mampu menaikkan peringkat dan mengharumkan nama daerah,” ujar Ardiansyah beberapa waktu lalu.

Target tiga besar bukan tanpa perhitungan. Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menyebut proses inventarisasi atlet, sinkronisasi cabang olahraga (cabor), hingga pemetaan peluang medali telah dilakukan.

Hasil try out juga menjadi salah satu dasar untuk mengukur kekuatan kontingen Kutim. Karena itu, Mahyunadi optimistis target yang dipatok bisa direalisasikan.

“Semua inventarisasi dan sinkronisasi cabor sudah berjalan. Berdasarkan hasil try out dan pemetaan potensi medali, kami sangat optimistis target tiga besar, bahkan dua besar, bisa kita raih,” tegas Mahyunadi.

Di sisi lain, persiapan teknis atlet terus digenjot. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutim Basuki Kurniawan mengatakan pembinaan dan pemusatan latihan atau training center terus diintensifkan bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim.

Koordinasi dengan seluruh pengurus cabang olahraga juga diperkuat agar persiapan tidak berhenti pada target di atas kertas.

“Sinergi dengan seluruh pengcab terus kita jaga. Kita ingin membuktikan bahwa Kutai Timur adalah sentra olahraga di Kaltim,” pungkas Basuki.

Dengan target tiga besar yang telah dicanangkan, Porprov VIII Kaltim 2026 menjadi ujian bagi konsistensi pembinaan olahraga Kutim. Bukan hanya soal jumlah medali, tetapi juga sejauh mana investasi pembinaan atlet selama ini mampu mengangkat posisi Kutim di panggung olahraga Kaltim. (RR)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button