
Foto: PT KPC Pasok Tandon Air untuk Tim LKK Kutim. (Istimewa)
Bujurnews, Sangatta – Kolaborasi dunia usaha dan organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu upaya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). PT Kaltim Prima Coal (KPC) menyalurkan bantuan tandon air kepada Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) Kutim, Selasa (27/10/2026).
Bantuan tersebut disiapkan untuk menunjang kegiatan sosial dan kemanusiaan LKK, khususnya dalam penanganan karhutla di wilayah Sangatta Utara dan Sangatta Selatan.
Ketersediaan sarana penampungan air diharapkan dapat membantu tim di lapangan dalam mendukung upaya pemadaman kebakaran. Terlebih, kesiapsiagaan menjadi faktor penting untuk mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat mengancam lingkungan dan permukiman warga.
Perwakilan KPC, Rahmat Giling atau Ragil, Superintendent Government Relations, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kegiatan positif yang dilakukan organisasi kemasyarakatan.
“Bantuan tandon ini lebih pada upaya mendukung kegiatan positif yang dilakukan Laskar Kebangkitan Kutai. KPC hadir untuk membantu menyiapkan sarana berupa tandon yang akan dimaksimalkan untuk kegiatan karhutla, baik di Sangatta Selatan maupun Sangatta Utara,” ujar Ragil.
Dia menegaskan, KPC berkomitmen mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk memperkuat kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan kebencanaan.
Sementara itu, Ketua LKK Kutim Ronny menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan KPC. Dia memastikan tandon air atau drum intermediate bulk container (IBC) tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan penanganan karhutla bersama tim LKK MPW Kutai Timur.
“Kami dari Laskar Kebangkitan Kutai mengucapkan terima kasih atas dukungan KPC yang selama ini membantu kegiatan sosial dan kemanusiaan. Tandon air atau drum IBC ini akan kami gunakan untuk kegiatan penanganan karhutla di lapangan bersama tim LKK MPW Kutai Timur,” kata Ronny.
Dia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kesiapan tim saat menghadapi kebakaran di wilayah Kutim.
Dukungan sarana ini diharapkan tidak hanya memperkuat kemampuan penanganan karhutla, tetapi juga mendorong sinergi berkelanjutan antara perusahaan dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga lingkungan.
Dengan kesiapsiagaan dan kerja sama berbagai pihak, penanganan karhutla di Kutim diharapkan dapat berjalan lebih optimal sehingga risiko meluasnya kebakaran dan dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan. (rls)




