
Foto: Petugas Puskesmas Sangatta Utara jemput bola ke rumah warga untuk memantau kesehatan balita dan mengedukasi keluarga tentang pencegahan diare. (Rangga R/Bujurnews)
Bujurnews, Sangatta – Puskesmas Sangatta Utara mengintensifkan kunjungan dari rumah ke rumah untuk memantau kasus diare pada balita. Langkah ini dilakukan menyusul temuan kasus yang mencapai sekitar 15 kasus dalam sepekan di wilayah kerja puskesmas tersebut.
Petugas kesehatan Puskesmas Sangatta Utara, Titik Kasiami, mengatakan kunjungan door-to-door dilakukan untuk memantau kondisi balita sekaligus memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pencegahan diare.
“Sudah lumayan banyak ya kasusnya, bisa sampai lima belas kasus dalam seminggu. Karena itu kami rutin melakukan pemantauan langsung ke rumah-rumah warga,” ujar Titik, Rabu (28/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan kasus diare yang dialami sejumlah anggota keluarga dalam satu rumah. Kondisi ini menjadi perhatian karena penularan dapat terjadi melalui tangan, makanan, air, maupun peralatan yang terkontaminasi.
Karena itu, petugas turut mengedukasi orang tua tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan menggunakan sabun, serta memastikan peralatan makan dan minum anak dibersihkan dengan benar.
Kebersihan botol susu juga menjadi perhatian. Orang tua diingatkan untuk membersihkan botol sesuai petunjuk penggunaan dan memastikan perlengkapan tersebut aman digunakan. Penggunaan air bersih dan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) juga ditekankan untuk mengurangi risiko penularan.
Selain pemantauan diare, Puskesmas Sangatta Utara menjalankan sejumlah program kesehatan anak lainnya. Di antaranya pemberian vitamin A, imunisasi, posyandu rutin, penanganan kecacingan, serta pemantauan tumbuh kembang anak sesuai usia.
Melalui kunjungan langsung ke rumah warga, Puskesmas Sangatta Utara berharap orang tua semakin memahami pentingnya pencegahan diare dan penanganan dini ketika anak mengalami gejala.
Orang tua juga diimbau memastikan kebutuhan cairan anak tetap terpenuhi saat diare. Jika balita tampak sangat lemas, sulit minum, buang air kecil berkurang, atau menunjukkan tanda dehidrasi, segera bawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan. (RR)




