Dinamika Politik IKN, Subandi Ingatkan Pentingnya Pengawasan Pemilu yang Lebih Ketat
Bujurnews.com, Kaltim – DPRD Kalimantan Timur menilai tantangan pengawasan pemilu di masa mendatang akan semakin kompleks, terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai pusat baru pemerintahan nasional. Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Subandi, saat menghadiri Rembug Pengawasan Pemilu dan Penguatan Kelembagaan Pengawasan Pemilihan di Kantor Bawaslu Kaltim, Senin (1/12/2025).
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh dan pejabat penting seperti Ketua Bawaslu Kaltim Hari Dermanto, Staf Ahli Bidang III Setdaprov Kaltim Arief Murdiyatno, perwakilan Polda Kaltim dan Kejati Kaltim, serta unsur KPU Kaltim. Forum rembug menjadi wadah koordinasi lintas lembaga untuk merumuskan strategi menghadapi pemilu dan pilkada mendatang.
Arief menegaskan bahwa pengalaman Pemilu 2024 menjadi bahan evaluasi penting dalam memperkuat tata kelola pengawasan, di Samarinda. Menurutnya, Kaltim harus bersiap menghadapi dinamika politik baru akibat perubahan sosial dan ekonomi yang dipicu pembangunan IKN.
Ia juga menekankan bahwa publik harus menjadi bagian penting dalam mengawasi proses demokrasi. “Kesadaran masyarakat menjadi tembok pertama mencegah kecurangan pemilu,” ujarnya.
Sementara itu, Subandi menyoroti bahwa pengawasan pemilu tidak bisa lagi dilakukan dengan pola lama. Menurutnya, kebutuhan koordinasi antara Bawaslu, KPU, dan lembaga penegak hukum harus lebih intensif untuk mencegah potensi pelanggaran pada setiap tahapan pemilu.
Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam penetapan persyaratan calon legislatif maupun kepala daerah agar tidak menimbulkan konflik politik. Proses verifikasi administrasi disebut harus dilakukan secara profesional dan bebas dari tekanan pihak mana pun.
Di akhir kegiatan, Subandi mengajak seluruh stakeholder untuk menjadikan Kaltim contoh provinsi dengan pengawasan pemilu terbaik. “Dengan tantangan baru yang muncul akibat IKN, Kaltim harus berada di garis depan sebagai daerah dengan pengawasan pemilu yang modern dan berintegritas,” pungkasnya. (Adv/Rir)




