Puluhan Siswa TK Islam Al-Muhajirin Kunjungi Taman RBRA KPC
Bujurnews, Sangatta – Suasana pagi di Taman Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) Townhall Swargabara, Sangatta Utara, Rabu (13/5/2026), mendadak riuh dan ramai dengan kedatangan 75 anak serta guru pendamping dari TK Islam Al-Muhajirin.
Kegiatan kunjungan sekolah atau outing class tersebut difasilitasi oleh Community Health and Education (CHE) PT Kaltim Prima Coal (KPC) bersama Yayasan Sangatta Baru (YSB) dan Yayasan Senyum dan Harapan (YSH), di bawah koordinasi Officer Community Health KPC, Ratnawati beserta tim.
Taman RBRA yang berada di kawasan Townhall Swargabara tersebut memiliki berbagai fasilitas, mulai dari taman bermain edukatif, pojok baca dengan koleksi buku anak, pojok laktasi bagi ibu menyusui, hingga tribun multifungsi untuk kegiatan seni dan budaya yang dapat diakses masyarakat umum.
RBRA diketahui diresmikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifatul Fauzi, pada 13 Mei 2025 lalu.
Kepala TK Islam Al-Muhajirin, Rahmawati, mengaku senang sekolahnya mendapat kesempatan mengikuti kegiatan belajar dan bermain di taman RBRA. Menurutnya, anak-anak juga mendapat sambutan hangat dan materi edukatif dari tim CHE KPC.
“Kami sangat senang dan berterima kasih karena kegiatan outing class ini difasilitasi dengan baik. Anak-anak juga mendapatkan tambahan ilmu dan pengalaman baru,” ujarnya.
Dia menjelaskan, TK Islam Al-Muhajirin berdiri sejak 2012 dan beralamat di Jalan Tongkonan Rannu, Sangatta Utara. Saat ini sekolah tersebut memiliki 85 siswa kelas A dan B serta enam guru pengajar.
“Mewakili guru, orang tua dan anak-anak, kami mengucapkan terima kasih kepada KPC yang telah membantu terlaksananya kegiatan kunjungan sekaligus outing class para siswa. Semoga sekolah kami dapat kembali berkunjung dan berkegiatan setiap tahunnya di taman bermain ramah anak ini,” tuturnya.
Sementara itu, Superintendent CHE KPC, Febriana Kurniasari, mengatakan dalam kegiatan tersebut timnya memberikan tiga materi edukasi kepada para siswa, yakni perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), cara membuang sampah pada tempatnya, serta tata cara mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar.
Menurutnya, taman RBRA dibangun dengan konsep community center sekaligus menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program Kabupaten Kutai Timur Layak Anak 2026.
“KPC berharap melalui penyediaan Ruang Bermain Ramah Anak ini dapat tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan bebas dari bahaya lalu lintas bagi anak-anak di Kutai Timur, sekaligus menyediakan fasilitas gratis yang menunjang tumbuh kembang anak secara optimal,” pungkasnya. (why/rc)




