AdvertorialDPRD Kaltim

Agusriansyah Minta Seleksi Duta Budaya Diperketat Usai Kasus Dugaan Pelecehan di Berau

Bujurnews.com, Kaltim – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur meminta pemerintah daerah memperketat proses seleksi dan asesmen dalam pemilihan Duta Budaya di setiap kabupaten/kota. Anggota DPRD Kaltim, Agusriansyah Ridwan, menilai kasus dugaan penyimpangan seksual yang melibatkan mantan penyandang gelar Duta Budaya di Berau menjadi pelajaran besar bagi semua pihak.

Agusriansyah menegaskan perlunya kriteria penilaian yang lebih ketat, baik dalam aspek kepribadian, rekam jejak, maupun integritas peserta. Ia menyebut pemerintah daerah tidak hanya fokus pada prestasi, tetapi juga tanggung jawab moral para duta yang menjadi representasi budaya daerah.

Dalam pernyataannya, ia menyebut tindakan pelecehan seksual tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun dan oleh siapa pun. “Duta Budaya itu seharusnya menjadi contoh teladan, bukan justru mencoreng nama baik daerah,” ujarnya.

Agusriansyah menilai evaluasi menyeluruh terhadap proses seleksi merupakan bagian dari upaya memperbaiki kualitas ikon budaya daerah. Duta Budaya disebut memiliki peran penting dalam membawa misi pelestarian budaya, sehingga karakter dan akhlak harus menjadi syarat utama.

Kasus tersebut menurutnya juga mengingatkan pentingnya memeriksa rekam perilaku peserta secara mendalam sebelum gelar diberikan. Ia mendorong adanya keterlibatan tokoh adat dan psikolog dalam asesmen karakter.

Selain itu, ia meminta dinas terkait melakukan pengawasan pasca penobatan agar penyandang gelar tetap menjaga etika dan tanggung jawab sosial.

Agusriansyah berharap kasus serupa tidak lagi terulang dengan adanya prosedur yang lebih selektif dan profesional. “Budaya itu kehormatan daerah. Gelarnya harus dijaga oleh orang yang pantas,” tegasnya. (Adv/Rir)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button