Komisi III Dorong Pemkot Optimalkan Aset Terbengkalai untuk Atasi Kemacetan di Folder Air Hitam

Bujurnews.com, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda segera mengambil langkah nyata dalam mengatasi persoalan kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan Folder Air Hitam.
Salah satu solusi yang diusulkan adalah mengoptimalkan aset milik pemerintah daerah yang selama ini tidak dimanfaatkan sebagai area parkir resmi.
Menurut Rohim, meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan Folder Air Hitam harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai.
Dia menilai keberadaan kantong parkir yang representatif menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini memenuhi badan dan bahu jalan.
Ia menjelaskan bahwa Pemkot Samarinda sebenarnya memiliki sejumlah aset yang dapat dimanfaatkan tanpa harus mengeluarkan anggaran besar untuk pembebasan lahan baru.
Salah satu aset yang menjadi perhatian adalah gedung bulu tangkis yang telah lama terbengkalai dan tidak lagi difungsikan sebagaimana mestinya.
“Masih terdapat aset milik pemerintah daerah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Gedung bulu tangkis yang sudah bertahun-tahun mangkrak maupun lahan di sekitarnya dapat dialihfungsikan menjadi area parkir sehingga mampu mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar Folder Air Hitam,” ujar Abdul Rohim di Samarinda, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, penyediaan infrastruktur di kawasan publik seharusnya dirancang secara terpadu.
Tidak hanya menyediakan fasilitas utama, tetapi juga melengkapi berbagai sarana pendukung yang menunjang kenyamanan masyarakat, termasuk area parkir yang memadai.
Rohim menilai pembangunan fasilitas olahraga maupun ruang publik tidak akan berjalan optimal apabila kebutuhan dasar pengunjung, seperti akses parkir, diabaikan.
Akibatnya, banyak kendaraan pengunjung terpaksa diparkir di bahu jalan sehingga mempersempit ruang lalu lintas dan memicu kemacetan, terutama pada jam-jam ramai.
Ia menegaskan bahwa pemanfaatan aset daerah yang selama ini tidak digunakan merupakan langkah yang lebih efisien dibandingkan harus mencari atau membebaskan lahan baru. Selain dapat menghemat anggaran, kebijakan tersebut juga dinilai mampu menghidupkan kembali aset pemerintah yang selama ini terbengkalai.
Folder Air Hitam sendiri kini telah berkembang menjadi salah satu ruang publik favorit masyarakat Kota Samarinda.
Setiap hari kawasan tersebut dipadati warga yang datang untuk berolahraga, bersantai bersama keluarga, menikmati kuliner yang dijajakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga menyaksikan pemandangan matahari terbenam.
Tingginya intensitas kunjungan membuat kebutuhan akan fasilitas pendukung semakin penting.
Selain area parkir, penataan kawasan secara menyeluruh juga diperlukan agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tertib tanpa mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Politisi PKS itu berharap Pemerintah Kota Samarinda segera mengambil langkah konkret dengan mengoptimalkan aset daerah yang tidak lagi dimanfaatkan.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi solusi yang realistis untuk meningkatkan kualitas pelayanan di kawasan Folder Air Hitam sekaligus mengatasi persoalan kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
“Folder Air Hitam telah menjadi salah satu pusat aktivitas olahraga, rekreasi, dan wisata masyarakat Samarinda. Karena itu, pemerintah perlu melengkapi kawasan ini dengan infrastruktur pendukung, termasuk menyediakan lahan parkir melalui pemanfaatan aset daerah yang saat ini belum digunakan secara maksimal,” tegasnya.
(Rfh/Adv DPRD Samarinda)