AdvertorialBalikpapanKota

GPM Balikpapan Berlanjut hingga Desember, DKP3 Siapkan Pasar Murah di Kecamatan

Bujurnews.com, Balikpapan – Pemerintah Kota Balikpapan berencana kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada November hingga Desember 2026. Tingginya antusiasme masyarakat dalam membeli kebutuhan pokok menjadi salah satu alasan kegiatan tersebut akan dilanjutkan, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan hingga ke tingkat kecamatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Balikpapan, Sri Wahyuningsih yang akrab disapa Yuyun, mengatakan pelaksanaan GPM berikutnya tidak hanya dipusatkan di halaman Balai Kota. DKP3 berencana membawa kegiatan tersebut lebih dekat dengan permukiman warga agar masyarakat di berbagai wilayah memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Melihat antusiasme masyarakat, kegiatan ini akan kami lanjutkan. Untuk pelaksanaan berikutnya, rencananya tidak lagi hanya di halaman Balai Kota, tetapi juga menyasar kecamatan,” ujar Yuyun, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, GPM menjadi salah satu upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk komoditas yang banyak dibutuhkan rumah tangga. Selama kegiatan berlangsung, sejumlah barang yang paling diminati warga di antaranya beras, minyak goreng, telur, gula, sayuran, dan buah-buahan.

DKP3 tidak bekerja sendiri dalam menjalankan program tersebut. Pelaksanaannya turut melibatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga serta mendukung ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat.

Berdasarkan rencana yang disiapkan, GPM akan dilaksanakan satu kali selama November dan dua kali pada Desember 2026. Penentuan lokasi di tingkat kecamatan diharapkan dapat memperluas penerima manfaat, khususnya warga yang selama ini terkendala jarak untuk datang ke pusat pemerintahan.

Selain kegiatan GPM yang digelar secara terjadwal, DKP3 juga menjalankan program GPM Mobile. Melalui skema ini, pasar murah dibawa langsung ke sejumlah ruang publik dan lokasi yang mudah dijangkau masyarakat.

Yuyun menyebutkan, kegiatan pasar murah bergerak tersebut telah dilaksanakan hingga empat kali dalam sepekan. Sejumlah lokasi yang pernah menjadi tempat pelaksanaan antara lain Taman Tiga Generasi dan Taman Bekapai.

“Untuk kegiatan mobile, kami sudah beberapa kali turun langsung ke lapangan. Dalam sepekan, pelaksanaannya bisa sampai empat kali, dengan lokasi yang menyesuaikan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Perum Bulog juga turut memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan melalui kegiatan serupa di tingkat kelurahan. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar distribusi bahan pokok tidak hanya terpusat pada satu titik, tetapi bisa menjangkau lebih banyak kawasan permukiman.

“Bulog tahun ini sudah tiga kali berkeliling ke kelurahan. Dari dinas juga ada pasar murah keliling menggunakan mobil, sehingga masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok,” ungkap Yuyun.

Ke depan, perluasan kegiatan pasar murah tetap perlu disertai pemilihan lokasi yang tepat serta ketersediaan komoditas yang mencukupi. Dengan demikian, pelaksanaan GPM maupun GPM Mobile dapat memberikan manfaat lebih luas dan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. (*/ADV/Diskominfo Balikpapan)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button