Kabut Asap Jadi Perhatian, Disparpora Tetap Dorong Kunjungan Wisata Balikpapan
Bujurnews.com, Balikpapan – Tingkat hunian hotel di Balikpapan masih berada di kisaran 60 persen di tengah kondisi kabut asap yang terjadi belakangan ini. Sejumlah kawasan wisata juga mengalami penurunan kunjungan setelah sebelumnya sempat menunjukkan peningkatan.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengatakan pergerakan wisatawan saat ini cenderung melambat. Dampaknya tidak dirasakan secara merata, karena sebagian hotel masih mencatat tingkat hunian yang stabil, sedangkan beberapa kawasan lainnya mengalami penurunan.
“Okupansi hotel sekarang berada di sekitar 60 persen. Sebelumnya memang sempat meningkat, tetapi belakangan kembali melandai. Ada hotel yang masih stabil, namun di beberapa area penurunannya mulai terlihat,” ujar Ratih, Jumat (16/10/2026).
Di tengah kondisi tersebut, Disparpora mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan kesehatan ketika beraktivitas di luar ruangan. Imbauan itu juga ditujukan kepada penyelenggara kegiatan, termasuk pelaksana acara olahraga, serta pengunjung yang berencana mendatangi objek wisata di Balikpapan.
Ratih menyarankan warga menggunakan masker untuk mengurangi paparan kabut asap saat berada di luar rumah. Masyarakat yang sedang mengalami gangguan kesehatan atau kondisi tubuh kurang fit juga diminta membatasi kegiatan di luar ruangan. Perjalanan yang tidak mendesak sebaiknya ditunda hingga kondisi memungkinkan.
Di sisi lain, berbagai agenda olahraga dan pariwisata diharapkan mampu mempertahankan daya tarik Balikpapan bagi wisatawan. Sejumlah hotel turut mengadakan kegiatan untuk menarik pengunjung, salah satunya melalui penyelenggaraan acara lari.
Disparpora juga mendorong aktivitas di destinasi wisata, termasuk Meranti Trail, sebagai bagian dari upaya menjaga minat masyarakat terhadap pilihan wisata yang tersedia di daerah.
Ratih menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah agenda untuk mendukung promosi pariwisata. Meski demikian, dalam waktu dekat, perhatian Disparpora masih diarahkan pada pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ajang olahraga tersebut menjadi salah satu agenda yang diharapkan dapat mendatangkan peserta dan pengunjung ke Balikpapan. Setelah rangkaian Porprov berakhir, promosi kegiatan pariwisata lainnya akan kembali ditingkatkan, termasuk Balikpapan Fest yang direncanakan berlangsung setelah perhelatan olahraga tersebut.
Menurut Ratih, pengaturan prioritas agenda diperlukan agar kegiatan yang telah disiapkan dapat dipromosikan secara optimal. Dengan demikian, berbagai acara diharapkan tetap memberikan dampak positif terhadap pergerakan wisatawan dan aktivitas usaha yang berkaitan dengan pariwisata.
Meski demikian, upaya mendorong kunjungan tidak boleh mengabaikan faktor kesehatan. Penyelenggara kegiatan dan pengunjung diharapkan menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan, terutama selama kabut asap masih menjadi perhatian.
Disparpora berharap rangkaian kegiatan yang telah disiapkan dapat membantu menggerakkan kembali sektor pariwisata, sekaligus menjaga Balikpapan tetap menjadi tujuan bagi pengunjung dari dalam maupun luar daerah.
“Kami prioritaskan Porprov terlebih dahulu. Setelah selesai, promosi agenda lainnya akan kembali kami tingkatkan, termasuk Balikpapan Fest. Harapannya, kegiatan tersebut bisa mendorong kunjungan wisatawan dengan tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan,” tutupnya. (ADV/Diskominfo Balikpapan)




