DPRD Samarinda

Komisi IV Dorong Evaluasi Menyeluruh Program DP2KB

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti.(Rfh)

Bujurnews.com, Samarinda – Komisi IV DPRD Kota Samarinda menegaskan pentingnya pelaksanaan evaluasi secara menyeluruh terhadap berbagai program yang dijalankan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Samarinda.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh program pemerintah berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Evaluasi tersebut mengemuka dalam rapat kerja antara Komisi IV DPRD Kota Samarinda bersama DP2KB yang digelar baru-baru ini.

Pertemuan itu difokuskan untuk mengkaji capaian pelaksanaan program sepanjang tahun anggaran 2026.

Di mana mereka menilai efektivitas penggunaan anggaran, sekaligus membahas rancangan program prioritas beserta kebutuhan pendanaan untuk tahun 2027.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, mengatakan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah merupakan bagian dari fungsi utama DPRD.

Karena itu, evaluasi secara berkala diperlukan agar seluruh kegiatan yang telah direncanakan benar-benar terlaksana sesuai target yang ditetapkan.

Menurutnya, proses evaluasi tidak hanya bertujuan mengukur sejauh mana program telah dilaksanakan, tetapi juga menjadi dasar dalam melakukan perbaikan terhadap berbagai kebijakan yang masih memerlukan penyempurnaan.

Dengan demikian, program pembangunan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Evaluasi harus dilakukan secara berkala agar setiap program berjalan tepat sasaran,” ujar Puji, Senin (3/8/2026).

Ia menjelaskan bahwa keberhasilan suatu program tidak cukup diukur dari tingginya tingkat penyerapan anggaran.

Yang lebih penting adalah sejauh mana program tersebut mampu menghasilkan perubahan positif di tengah masyarakat.

Oleh sebab itu, setiap anggaran yang telah dialokasikan pemerintah harus mampu diterjemahkan menjadi program yang efektif, efisien, dan memiliki hasil yang terukur.

Dalam pelaksanaan tugas DP2KB, terdapat sejumlah indikator yang menjadi perhatian utama, antara lain meningkatnya ketahanan keluarga, terkendalinya laju pertumbuhan penduduk, serta menurunnya angka stunting di Kota Samarinda.

Ketiga aspek tersebut dinilai memiliki hubungan erat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Puji menilai DP2KB memegang peranan strategis dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Melalui berbagai program pembinaan keluarga, pelayanan keluarga berencana, edukasi kepada masyarakat, hingga pendampingan bagi keluarga yang membutuhkan, instansi tersebut diharapkan mampu membangun keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

“DP2KB memiliki peran penting dalam menyukseskan program pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan persoalan stunting tidak dapat ditangani oleh satu instansi saja.

Penurunan angka stunting memerlukan kerja sama lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader keluarga berencana, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat sebagai pelaku utama dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Menurutnya, sinergi yang kuat antar-pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan generasi yang sehat dan memiliki kualitas sumber daya manusia yang lebih baik pada masa mendatang.

Selain mengevaluasi pelaksanaan program tahun berjalan, rapat tersebut juga membahas penyusunan rencana kerja DP2KB untuk tahun anggaran 2027.

Perencanaan yang dilakukan lebih awal diharapkan mampu menghasilkan program yang lebih terarah, sesuai kebutuhan masyarakat, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di bidang kependudukan, keluarga berencana, dan kesehatan keluarga.

Puji menegaskan Komisi IV DPRD Kota Samarinda akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh tahapan pelaksanaan program DP2KB.

Mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan kegiatan, hingga tahap evaluasi. Pengawasan tersebut bertujuan memastikan seluruh kebijakan pemerintah dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap rupiah anggaran yang telah disediakan pemerintah harus digunakan secara bertanggung jawab agar mampu menghasilkan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Anggaran harus memberikan dampak positif terhadap program yang dijalankan,” tegasnya.

Di akhir pembahasan, Puji berharap kolaborasi antara DPRD, DP2KB, organisasi perangkat daerah terkait, tenaga kesehatan, serta seluruh elemen masyarakat terus diperkuat.

Menurutnya, kerja sama yang solid akan menjadi modal utama dalam memperkuat ketahanan keluarga, mengendalikan pertumbuhan penduduk, sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Kota Samarinda.

(Rfh/Adv DPRD Samarinda)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button